Mensos Temui Masyarakat Natuna, Salurkan BST Penanganan Dampak COVID-19

  • Mensos Temui Masyarakat Natuna, Salurkan BST Penanganan Dampak COVID-19
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.54.47 PM
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.54.48 PM
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.54.46 PM (1)
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.25.54 PM
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.25.53 PM (1)
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.25.53 PM
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.54.46 PM (2)
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.25.52 PM
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.25.51 PM
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.25.50 PM (1)
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.25.50 PM
  • WhatsApp Image 2020-09-22 at 8.25.49 PM
KABUPATEN NATUNA (22 September 2020) - Menteri Sosial Juliari P. Batubara berkunjung ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau untuk menyerahkan Bantuan Sembako dan memantau langsung penyaluran bantuan sosial Tunai penanganan Dampak COVID-19.

Tiba di Kabupaten Natuna, Mensos menuju TPI Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga menghadiri Bakti Sosial Operasi Cegah Tangkal 2020. Kegiatan ini merupakan kerja sama Badan Keamanan Laut (Bakamla) dengan Kemensos dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) dalam bentuk pemberian bantuan sosial sembako kepada warga Natuna dan bantuan Kesehatan yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan tenaga Kesehatan di Natuna.

Bantuan sembako diberikan secara simbolis kepada 75 perwakilan warga Kabupaten Natuna yang berasal dari Kecamatan Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kecamatan Bunguran Selatan, dan Kecamatan Pulau Laut.

Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat dengan mewajibkan seluruh hadirin dan peserta terlebih dahulu mengikuti Antigen Swab COVID-19 yang dilakukan oleh Tim gabungan dari Puskesmas Pulau Tiga, Puskesmas Pulau Tiga Barat, Tim medis Kompi Komposit Marinir, dan Tim Medis Bakamla.

Dalam arahannya, Mensos mengungkapkan rasa antusiasnya bisa melihat, bertemu, dan memantau dari dekat bagaimana proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah Kabupaten Natuna.

"Saya melihat langsung kehidupan sosial saudara-saudara kita yang ada di Natuna. Ingin bertemu dan memantau dari dekat bagaimana proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah ini," kata Mensos, Selasa (22/09).

Mustofa Kamal (50), salah satu perwakilan masyarakat yang menerima bantuan Sembako mengakui kesulitan yang dihadapi sejak pandemi COVID-19 adalah menurunnya penjualan ikan hasil tangkapan. "Hasil tangkapan banyak, tapi kurang laku karena kegiatan di pasar sempat terhenti akibat Korona," kata warga Desa Cemaga, Kecamatan Bungutan Selatan ini. 

Menurut Mustofa, lebih dari enam bulan terakhir pendapatannya menurun drastis sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Ikan-ikan yang tak laku, ia asinkan agar tetap dapat dikonsumsi keluarga. Ia berharap bantuan pemerintah dapat mengalir hingga ke desanya sehingga para nelayan terbantu ekonominya. 

Usai menghadiri Bakti Sosial Operasi Cegah Tangkal 2020, selanjutnya Mensos didampingi Dirjen PFM berkunjung ke Kantor Pos Ranai Kabupaten Natuna untuk melihat proses pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST). Dalam kunjungan ini Mensos menyapa dan berdialog dengan penerima BST serta mengingatkan agar penyaluran BST senantiasa menjalankan protokol kesehatan baik pada penyaluran maupun setelah mengambil bantuan. 

Untuk diketahui, total penerima Bantuan Sosial Sembako tahun 2020 di Kabupaten Natuna baik untuk periode Januari dan Februari yang nilainya Rp150.000 maupun untuk periode Maret hingga Desember yang nilainya Rp200.000 adalah 3,175 keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan untuk  Bantuan Sosial Tunai (BST, total penerima bantuan di kabupaten Natuna adalah 5.784 KPM yang penyalurannya telah memasuki tahap ke-6 dengan nilai bantuan Rp300.000 per keluarga per bulan.

Kedua jenis bantuan sosial ini merupakan kebijakan Jaring Pengaman Sosial dalam rangka penanganan dampak COVID-19. Bantuan Sosial Sembako dan Bantuan Sosial Tunai merupakan bagian dari JPS yang berada di bawah tanggung jawab Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin.  

Turut mendampingi Mensos adalah Dirjen PFM Asep Sasa Purnama, Dirjen Dayasos Edi Suharto, dan Direktur K2KRS Joko Irianto, Bupati Kabupaten Natuna, Kadis Sosial Provinsi kepulauan Riau, Direktur Mitigasi BNPB, Kepala Bakamla RI, dan Pimpinan PT POS.

Penulis :
Chaerul Anwar
Editor :
Intan Qonita N

Bagikan :